November 29, 2022

Hukum Permintaan dan Penawaran Beserta Relevansinya dalam Ilmu Ekonomi

Dalam ilmu ekonomi, hukum permintaan dan penawaran merupakan dasar yang wajib dipakai. Tujuannya ialah menjelaskan hubungan antara ketersediaan suatu barang dan jasa dengan harga.

Permintaan biasanya disebut Demand dan Penawaran ialah supply dengan arus yang saling bertentangan. Kondisi inilah yang nantinya bakal mempengaruhi harga barang maupun jasa pada suatu market (pasar).

Mengenal Pengertian Bunyi Hukum Permintaan dan Penawaran Lebih Dalam

Hukum permintaan ini begitu erat hubungannya dengan harga barang juga jumlah permintaan. Faktor yang menentukannya pun juga beragam.

Diantaranya ialah, harga barang pengganti, pendapatan, harga barang, selera masyarakat dan lain sebagainya.

Hukum permintaan ini memiliki alur terbalik. Yakni, apabila suatu harga barang dan jasa menurun. Maka, jumlah permintaan bakal naik. Hal ini juga berlaku sebaliknya, ya.

Apabila harga barang dan jasa mengalami peningkatan. Maka jumlah permintaan bakalan menurun.

Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan

Faktor yang dapat mempengaruhi permintaan ini ialah:

  • Selera konsumen atau preferensi
  • Perubahan harga produk
  • Ketersediaan barang substitusi maupun komplementer
  • Populasi hingga kepadatan penduduk

Pengertian Hukum Penawaran

Berbeda dengan hukum penawaran yang memiliki alur terbalik dari hukum permintaan. Sebab, relevansi antara harga dan jumlah inilah yang disebut hukum penawaran.

Hukum ini berlaku ketika harga barang tengah meningkat, maka akan terjadi dorongan untuk meningkatkan penawaran pada suatu barang dan jasa tertentu.

Hal ini berlaku sebaliknya juga, ya. Apabila harga barang dan jasa tengah menurun maka terjadi kelesuan penawaran atau penurunan penawaran.

Faktor yang Menentukan Terjadinya Penawaran

Sebagai informasi berikut beberapa faktor yang kerap menentukan terjadinya hukum penawaran.

  • Biaya teknologi
  • Harga barang itu sendiri
  • teknologi yang dipakai
  • Biaya produksi
  • Maupun harga barang lainnya yang mempunyai hubungan erat dengan barang tersebut. Asumsinya adalah faktor lain dianggap tetap atau ceteris paribus.

Maka dari itu, dapat disimpulkan jika hukum penawaran akan terjadi ketika harga suatu barang meningkat. Sang produsen akan meningkatkan jumlah barang yang akan dipasarkannya.

Sebaliknya, jika harga tengah turun biasanya produsen cenderung mengurangi alokasi barang yang akan dipasarkannya.

Bunyi hukum permintaan dan penawaran memang memiliki alur yang berbanding terbalik. Kendati demikian, keduanya dibutuhkan demi keseimbangan harga pada pasar.

Contoh Berlakunya Hukum Permintaan dan Penawaran

Sebagai informasi, hukum permintaan serta penawaran akan terjadi ketika faktor pemberlakunya terjadi. 

Misalnya saja, apabila tren yang terjadi ialah kenaikan selera konsumen maka berpotensi kepada permintaan yang melonjak.

Dengan kata lain, jika harga suatu barang mengalami kenaikan. Secara otomatis orang-orang akan mencari barang pengganti atau subtitusi dengan harga lebih rendah.

Sementara itu, faktor pemberlaku penawaran ini dipengaruhi oleh;

  • Upah tenaga kerja
  • Biaya Produksi
  • Ketersediaan bahan
  • Jumlah produsen atau pesaing bisnis
  • Ketersediaan fasilitas kredit
  • Pun dengan rantai pasokan

Contoh Pemberlakuan Hukum Penawaran Pada Suatu Pasar

Jika Anda telah mengetahui faktor -faktor pemberlaku hukum penawaran. Berikut ini ialah contoh yang bisa Anda ambil sebagai referensi.

Apabila sebuah harga barang melonjak, hal ini akan selaras dengan penawaran yang akan diberikan. Sebab, pemberlakuan ini karena adanya peningkatan harga dan permintaan.

Misalnya saja, seorang pedagang akan menjual barang lebih banyak demi keuntungan yang berlipat. Namun, jika harga barang turun, pasti berlaku sebaliknya.

Pedagang mengurangi penjualan produknya karena hanya akan mendapatkan keuntungan yang sedikit saja.

Apabila Anda melihat dari sisi produksi yang memiliki biaya kecil, maka penjualan juga menurun. sebab, barang yang dihasilkan juga berkurang.  

 

Demikianlah penjabaran singkat terkait hukum permintaan dan penawaran. Penjabaran ini hanya sebuah dasar dari ilmu ekonomi secara praktis, ya. Karena setiap orang juga mengalami hal ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.