September 18, 2021

MA, Pelaku Mesum di Halte Bus Mulai Jalani Tes Kejiwaan di RS Polri Kramat Jati

MA (21) Pelaku mesum di halte bus depan SMKN 34 Jakarta, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat menjalani tes kejiwaan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (26/1/2021). Mengenakan baju batik berwarna coklat dan celana panjang berwarna abu abu, MA akhirnya menjalani tes kejiwaan di RS Polri Kramat Jati. MA tiba di RS Polri Kramat Jati pukul 12.20 WIB dan mendapatkan pengawalan dari jajaran Polsek Senen.

Pemeriksaan kejiwaan dilakukan karenaselama proses pemeriksaan, MA kerap memberikan penuturan yang berubah ubah. Rencananya, MA akan menjalani teskejiwaanselama 10 hari ke depan. Selanjutnya, hasil teskejiwaanakan menjadi bahan rekomendasi petugas untuk melanjutkan penyidikan ke tahap berikutnya.

Hingga berita ini dihimpun, belum ada keterangan resmi dari pihak Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Seperti diberitakan sebelumnya, aksimesumseorang wanita dan pria dihaltebusdepan SMKN 34 Jakarta Jalan Kramat RayaJakartaPusat, viral di media sosial. Polres MetroJakartaPusatpun telah menangkap pelakumesumdi halte tersebut.

Pelaku perempuan berinisial MA berumur 21 tahun. Sementara sang pria belum diketahui identitasnya. Saksi mata kejadian, Wawan (45), membenarkan adanya tindak asusila tersebut.

Wawan menuturkan, saat itu dirinya sedang berada di dekat halte tersebut. Tak lama, Wawan mendengar teriakan sejumlah orang yang meminta pria perempuan yang bermesum itu untuk pergi. Tapi saat diusir, kata Wawan, perempuan tersebut malah menolak dan tak menghiraukan teriakan warga setempat.

"Terserah gue (saya). Begitu kata perempuannya," ucap Wawan. Meski begitu, warga setempat berupaya mengusir mereka. "Janganmesumdi sini. Pergi, malu maluin saja," ucap Wawan, meniru teriakan warga setempat.

Alhasil, pria dan perempuan itu berlari meninggalkan halte. "Cuma sekira enam menit saja mereka di halte," ucap Wawan. Saksi mata lainnya, Roni (24), mengatakan priamesumtersebut menggunakan baju hitam dan celana panjang.

"Tapi kalau yang perempuannya tidak terlihat jelas pakai pakaian apa. Muka mereka juga tidak terlalu terlihat," jelas Roni, di tempat dan waktu yang sama. Kapolsek Senen, Kompol Ewo Samono, menyatakan MA tidak mabuk atau menggunakan narkoba saat melakukanmesumtersebut. "Pelaku tidak mabuk atau menggunakan narkoba waktu itu," kata Ewo, saat merilis kasus tersebut, di Polres MetroJakartaPusat, Senin (25/1/2021).

Ewo juga memastikan perempuan tersebut bukan pekerja seks komersil (PSK). "Bukan PSK. Dari keterangannya sudah beberapa kali ya tadi. Kami akan dalami," ujar Ewo. Kapolsek Senen, Kompol Ewo Samono menuturkan, MA melakukan mesum karena dijanjikan bakal dibayar uang Rp22 ribu oleh lawan mainnya, lelaki yang belum diketahui identitasnya sampai sekarang.

"Pelaku perempuan ini dibayar Rp22 ribu. Iya, dia dijanjikan bakal dibayar uang Rp22 ribu," kata Ewo. Ewo melanjutkan, MA melakukanmesumdengan lawan mainnya yang baru berkenalan di lokasi. "Jadi si MA ini sering nongkrong di halte itu. Jadi si prianya diduga sering mengawasi perempuan ini sehingga berani menawarkan jasanya seharga itu," tutur Ewo.

MA telah beberapa kali bermesum di tempat umum. "Sudah beberapa kali," kata MA, di lokasi yang sama. Alhasil, polisi menjerat MA dengan Pasal 281 KUHP tentang perbuatan asusila di depan umum.

"Dengan hukuman pidana atau penjara 2 tahun 8 bulan," tutup Ewo. Pelaku MA (21) juga diketahui belum menikah. KapolsekSenen, Kompol Ewo Samono mengatakan, pelaku merupakan warga KecamatanSenen,JakartaPusat.

Ewo menyebut, MA melakukanmesumlantaran dijanjikan dibayar uang Rp22 ribu. Setelah berbincang sekitar satu jam di halte tersebut, si pria meminta melakukan oral seks dengan menjanjikan uang dan disanggupi oleh MA. "Diiming imingi uang Rp22 ribu," ucap Ewo.

"Dia baru kenal sama cowok itu dan langsung bermesum di halte," lanjutnya. Pria dan perempuan tertangkap sedangmesumdihaltebus, tepat di depan SMKN 34 Jakarta, Jalan Kramat Raya, KecamatanSenen,JakartaPusat, Kamis (21/1/2020) malam. Aksi mereka terekam kamera ponsel milik warganet yang sedang melintas di jalan tersebut.

Sementara, perempuan tersebut duduk di kursi halte dan menghadap si pria. Warganet yang merekam sontak berteriak kepada mereka. "Di hotel saja," terdengar suara perempuan terhadap mereka, di video itu.

Namun, pria dan perempuan ini seolah tak menghiraukan warga yang melintas tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *